" cuma rasa ingin tahu aja ,kenapa gunakan Tom De Mark channel dan tidak bollinger band saja.apa kelebihan TD channel ini.dan bagaimana cara mengunakannya" . Dear Tjhai Lioe Senang sekali menemukan pertanyaan dari Anda. Kebetulan saya juga menggunakan TD channel ini sudah cukup lama, dan telah melalui real test trading bukan backtest trading, dan dapat disimpulkan perbedaan dengan Bolinger Band sbb: 1. Pada TD Channel sesuai RULE BUY nya : buy jika close 2 hari berturut- turut ( termasuk hari terakhir) di bawah nilai down channelnya , akurasinya bila terjadi sangat luar biasa. Bila dibandingkan pada BB, bisa saja 3-5 candle bahkan body candle keluar dari band, dan kita tidak pernah tahu sejauh mana dan kapan candle akan berbalik arah. Ini sering mengecoh user. Pada TD Channel kondisi close candle ke-3 dst keluar dari channel hanya akan terjadi pada kondisi sangat extreme misal di 2008. 2. Berdasarkan pengalaman, sebetulnya jika close candle pertama sudah keluar dari down channel, saya pribadi berani speculative buy dengan MM yang ketat, dan biasanya keesokan harinya saya pagi-pagi tinggal antri 1-3 poin di bawah nilai down channelnya. Hal ini terjadi pada ITMG ketika berada di level 40.000-41600. Persoalan utama disini adalah masalah psikologi, karena hampir dapat dipastikan bila sinyal ini muncul, kondisi harga sedang tertekan ekstreem bahkan disertai volume yang besar ( ini yang sering mengintimidasi kita saat sinyal muncul). 3. Sinyal ini jarang ditemui dan jarang muncul, namun ketika muncul, peluangnya sangat bagus, inilah sarung tangan besi menangkap samurai ( bukan pedang lagi wkwk ) jatuh. Kelemahan TD channel ini : penggunanya harus menggunakan data REALTIME. Karena misalkan hari ini candle sudah keluar dari channel, maka nilai down channel akan senantiasa berubah bergerak keesokan harinya mengikuti pergerakan harga keesokan harinya. Sekilas itulah yang dapat saya sharingkan, dan tentunya jika menggunakan BB saya pikir semua rekan-rekan disini sudah paham menggunakannya. Sebetulnya banyak indikator-indikator di library AFL yang sebetulnya entah disadari atau tidak oleh penciptanya, bila kita merangkai logika dan memodifikasinya dapat memberikan suatu sinyal yang luar biasa. Contoh: saya kurang lebih 1 tahun terakhir ini menemukan AFL yang sebetulnya ada kekurangan di codenya , namun setelah di rangkai dan modifikasi , itu bisa mendeteksi area perkiraan di mana harga akan stop atau lanjut . Saya misalkan saja ya, contoh: besok TLKM 25 Maret 2011 akan beristirahat dulu, mungkin bermain - main di area 7000-7200. Bisa salah, namun upsidenya harus stop dulu sementara alias tidak jauh lagi. nah ketika harga bermain-main turun lagi, inilah yang sering mengacaukan psikologi kita wkwkw. Salam semoga bermanfaat. Regards Colonel --- On Thu, 3/24/11, tjhai lioe <tjhailioe@gmail.com> wrote:
|
__._,_.___
No comments:
Post a Comment