saya setuju sekali, bahwa insting dan jam terbang sangat berpengaruh dalam probabilitas trading kita..
karena, dari hal tersebut diatas, confidence, dan pola money management kita bakal terbentuk dan makin solid..
ilustrasinya, anda super fasih kendalikan main battle tank tiger punya jerman taun 40 -an..anda bisa menjagal semua tank musuh sampe taun 50-60an..
tp, jaman berubah..ketika anda terlalu fokus pada tank tersebut, muncul tank2 yg lain, yg bahkan lebih dasyat..anda yakin bisa tetap menang walau anda menghadapi MBT top jaman sekarang macam leopard n abrams??
intinya, selain fokus pada tools yg sudah ada, kemauan dan kempuan kita belajar hal baru, itu sangat menentukan trading anda kedepan..
saya juga setuju, bahwa system yg baik pun, kita bakal sering menderita loss..
saya sendiri berpendapat, syarat system yg baik yg pertama adalah membatasi resiko/loss..baru setelah itu kita kejar reward nya..
jika kita tidak menentukan target, terutama diliat dr style trading dan kebutuhan kita, ni yg menurut saya kurang tepat..
ambil contoh saya saja..dgn dana minim dan targetnya trading 4 living, kalo saya nggak tentuin target, bisa2, cacing2 di perut saya bisa kurus2, kelaparan..heheheh ..
untuk bactesting, menurut saya,asumsi anda kurang mengena, karena backtest ni bertujuan tuk meringkas masa2 kita belajar dan menghayati suatu tool/system..dan ujung2nya, mendongkrak confidence dan probabilitas trading kita..
contoh, anda mempelajari MA, dan anda selau liat historikal..ni memakan waktu lama, yg mana, bisa tidak efisien tuk pribadi2 tertentu..
jika anda bisa melakukan backtest, dan hanya memakan waktu sebentar, tuk tau hasilnya, tentu lebih menyenangkan..
dan, tentu saja, backtest bukanlah godfather dalam TA, semua saling berhubungan..kombinasi dr manual observe,backtest, instinct/experience,dan X-factor, akan memperbesar probabilitas trading kita..
(saya dulu penganut single MA terhadap harga, dan kadang, butuh waktu berjam2/ berhari2, tuk mendalami dan mengerti polanya per saham. sekarang, dgn backtest, saya bisa mempersempit saham2 yg menurut saya potensial dan mempelajari, dimana spot ketika system saya tidak bekerja dgn baik..)
kesimpulan saya, jika anda menganggap trading ini serius, dan anda menggunakan TA sebagai panduan, ya kita mang harus serius dan mendetail dalam mempelajari TA tersebut, bauk tiiks yg lama, yg baru, atau yg mau anda ciptakan..
ni pendapat saya aja..
kalo beda pendapat, itu sah saja dan terkadang mang wajib..yg penting stay cool..right???
salam ..
Fortune & Glory is you, so why worry??
--------------------------------------
Dari: Cuplis <bohirdoank@gmail.com>
Kepada: "amibroker-4-bei@yahoogroups.com" <amibroker-4-bei@yahoogroups.com>
Terkirim: Sen, 7 Februari, 2011 10:56:42
Judul: Re: Bls: Bls: [Komunitas AmiBroker] Bagaimana mengukur KINERJA danHARAPAN darisebuah trading system?
perlu indikator? Ya.... Tapi jgn banyak2 ... Apa saja yg mudah... antara lain, resapi saja perilaku market dan sahamnya terhadap garis2 antara lain jenis2 Moving Average, volume, support n resist. Cukup sederhana kan?
Membangun suatu trading system bukan dari senjata yg canggih atau lainnya.
Lebih ke psikologisnya dan pembentukan pola pribadi, sebagai contoh : Entry bertahap, bila big picture index market n chart mempunyai arah "konsisten" antara posisi jarum jam menunjuk angka 1-2 tandanya market dan sahamnya sedang subur, kalau tidak subur, lebih baik keluar dari ladang itu.
Apakah sy sering kalah/rugi? Ya... sy bukan dewa, sy akan CL quickly, preserving capital...... Optimizing capital kalau first buying, second dst.... kelihatan untung.
Merasa tidak nyaman dgn trading sistem ini?, uncomfortable?, ya.
Memang perlu pengorbanan, hrs diulang beribu_ribu kali secara "konsisten".
Diawal memang sangat UnComfortable, spt atlit, to be a top dog, tiap hari disiplin latihan, makan tidur diatur, banyak pantangannya, tapi selanjutnya akan mudah.
Nanti akan terbentuk suatu trading sistem, pola dan Instink..... Kita bisa dgn refleks seperti pembalap formula, mengatur kapan kita injak gas penuh + marjin, rem/ cut loss at any cost, oper gigi, kapan trailing stop, kapan average up, kapan harus parkir ke paddock utk ganti jenis ban krn iklim telah berubah.
Jangan mempunyai target price atau target setiap bulan/tahun harus brp persen, spt layaknya gaji tetap, hilangkan beban itu, uang bukan tujuan utama.
kita semua adalah "striker" yg harus bisa memutuskan disaat yg sulit kapan menembak, dgn pistol, mechine gun, granat atau sembunyi/ menghindar.
Jangan terjebak... Kita bukan peneliti atau profesor pencari senjata canggih/ formula indikator yg perlu pembuktian dgn backtested.
Ikuti trading sistem yg telah terbentuk dalam pribadi masing2, rasakan dan manfaatkan saja arah tekanan arusnya, hilangkan emosi, hilangkan rasa sakit, rasa sombong/bangga, anggap saja spt bermain playstation.
Kesimpulannya: membangun suatu trading sistem bukan dari senjata canggihnya, tapi lebih kearah pembentukan pribadi yg memang perlu dijalankan beribu-ribu kali secara konsisten, sehingga kita bisa yakin dan percaya dirinya kuat.
Cmiiw
Good Luck
Saya juga pengen 3 tools yg super sederhana yg bisa dipakai melihat kemana arah market.
Mudah2an mas Cuplis berkenan kasih contoh chartnya atau sebutin nama toolsnya.
Thanks,
ES
Just share....
Jangan terjebak dengan pelbagai ratusan parameter, indikator afl.
Sudah pasti tidak ada indikator yg sempurna, cocok dan sesuai dengan kita....tapi kitalah yg harus menyesuaikan dgn kekurangan indikator sederhana yg ada.
kita hrs mengakui bhw kita tdk bisa konsisten memprediksikan arah pasar.
Gunakan yg paling gampang saja 1 sampai 3 indikator yg paling super sederhana, apa saja, yg paling kita kuasai, lalu resapi, gunakan beribu-ribu kali dan konsisten ..... disana akan timbul instink kita.
Malah hanya melihat sekilas sebuah chartline tanpa indikator sekalipun, seharusnya sudah bisa menyimpulkan, akan kemana arahnya.
Kakek WB pernah menjawab sebuah pertanyaan dari seorang mahasiswa.
Mahasiswa: "Bagaimana anda bisa menentukan indikator pada sebuah saham akan naik?
WB: "Dalam kurun waktu 15 tahun lagi anda akan bisa melihat, seperti yg saya lihat". Yaitu "Instink"
Wis U lakGood Luck
Date: Sat, 5 Feb 2011 14:54:03 +0800 (SGT)ReplyTo: amibroker-4-bei@yahoogroups.comSubject: Bls: Bls: [Komunitas AmiBroker] Bagaimana mengukur KINERJA dan HARAPAN darisebuah trading system?iyo, gan..cuapeek tenan bikin system ...ckckkkc..
kalo ane jelas lom punya "perfect" systemnya, gan..
limited time and low skill of programming..
kalopun ane udah punya /jadi, definitly dah disharing..--------------------------------------
yes, mang katanya nggak bagus kalo dah punya system yg oke, kemudian system itu disharing, karena ntar market pasti mengantisipasi..
cuma, setelah saya liat2, saya lom nemu ato lom tau, orang yg systemnya se perfect yg saya bayangkan, jd saya pikir, dgn segala pengatahuan kita sekarang ni, market dah bisa mengantisipasi, karena market selalu benar..jd, kenapa nggak dishare sekalian??
mungkin perlu terobosan baru tuk buat market tunduk..
Fortune & Glory is you, so why worry??
--------------------------------------
__._,_.___



No comments:
Post a Comment